RSS

Cara Ngeprint Timbal-Balik




Cara Ngeprint Timbal-Balik (Menggunakan Canon iP 1880/1980)

Sambil menunggu ngeprint pesanan teman yang tebalnya sampai hampir 1500 halaman, ku rasa ini saatnya yang cocok untuk menuliskan ini. Karena, belakangan ini ada beberapa teman dan juga dosen yang menanyakan cara ngeprint timbal-balik.

Aku tahu cara ini awalnya hanya coba-coba, pada waktu itu masih pake printer canon IP 1880. Waktu itu waktu mau ngeprint ebook  yang lumayan tebal hampir ribuan halaman. Dalam fikiran ku, berapa banyak nih ngabisin kertas kalau kertas yang dipakai hanya sisi yang sebelah saja? Terus, diprint satu-satu (diprint satu sisi, terus dibalik, print lagi), mau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ngeprintnya???
Modal hanya nyoba-nyoba, eh, ternyata bisa. Ku rasa ini adalah sebuah tips sederhana namun sangat berguna. Berikut ini cara yang sudah saya coba untuk ngeprint dokumen timbal-balik.
Menu saat akan melakukan pengeprinan (pencetakan) file maka akan tampil seperti gambar berikut ini, maka pilih Properties (lingkar merah).
Setelah itu pilih menu Page Setup, kemudian Berikan tanda centang pada Duplex Printing. Setelah itu pilih OK, dan lanjutkan lagi OK untuk mencetak dokumen Anda.
Proses pencetakan file akan dilakukan secara otomatis, tanpa harus kita bolak-balik satu-satu. Printer akan mencetak halaman ganjil terlebih dahulu biasanya. Kemudian setelah separuh dokumen anda selesai dicetak, printer akan memberikan pemberitahuan di monitor anda. Peringatan yang muncul nanti seperti berikut ini,
Anda dapat melihat gambar bahwa dokumen yang sudah dicetak sudah 25 halaman dari 50 halaman (sudah separuh). Selanjutnya sebelum Anda melanjutkan, terlebih dahulu Anda membalik kertas yang yang sudah dicetak (sekali semua), mengikuti perintah seperti pada gambar, kemudian pilih OK untuk melanjutkan pencetakan (ini akan mencetak halaman-halaman genap).  Selesai deh. J
Saat Anda memilih Duplex Printing ini berarti Dokumen yang akan anda print sudah timbal-balik. Namun, ada tips-tips supaya anda bisa ngeprint dengan kecepatan yang lebih dibanding dengan menggunakan Print Quality Standart atau High, namun kualitas cetakan hampir sama dengan Print Quality High. Bagaimana caranya kawan?? Berikut ini cara-cara yang sudah saya lakukan, dan sudah saya rasakan hasilnya bro!! Okelah, saya akan kasi tau tipsnya secara cuma-cuma, J
-          Cara Mengatur Margin
Margin perlu diatur karena ini akan berhubungan nanti dengan proses penjilidan. Coba, bagaimana mau menjilid buku yang kamu cetak seandainya hanya tinggal sedikit daerah kosong yang terletak pada margin kiri? Jadi, biasanya saya akan mengatur margin terlebih dahulu sebelum mencetak dokumen buku yang halamannya bisa sampai ribuan.
Caranya yaitu : Propertiesà Page Setup terus lihat gambar berikut,
Note : Marginnya biasanya saya buat 0.4. Namun itu sesuai kebutuhan kamu bro.
-          Cara Ngeprint Biar Cepat
Kamu akan menghabiskan waktu yang cukup lama kalau hanya menggunakan Print Quality Standart atau high. Selain itu, tinta printer mu juga akan cepat habis, apalagi kalau pakai Print Quality high, memang sih hasilnya high quality juga. Mungkin bukan saja yang menginginkan hasil yang cepat, hemat (waktu dan tinta), serta Kualitas yang bagus, kamu juga pastikan bro.. , hehhehe… Gimana sih caranya, emang bisa ya?
Seperti biasa, saat melakukan pemcetakan, pilih PROPERTIES. Terus kamu ikuti langkah yang terdapat dalam gambar berikut,
Pada tahap Nomor 4, semakin ke kiri Anda pilih, maka proses pencetakan akan semakin cepat, namun kualitas cetakan semakin berkurang. Namun, ada cara mengatasinya bro, tinggal atur saja color/ intensity nya.
Pada tahap nomor lima ada tiga pilihan, biar hemat tinta biasanya saya pilih yang auto. Tapi, kalau kamu pengen tinta printer mu cepat habis, pilih saja Diffusion. Hahhahha… Kalau yang Dither saya masih kurang memperhatikan bro.
Color/ intensity bisa anda atur mengikuti cara berikut ini,
Pada tahap Nomor 4, supaya dokumen yang kamu cetak lebih gelap, geser penanda ke sebelah kanan. Ini bias any untuk mencetak file yang tidak berwarna (hanya dibutuhkan supaya hitamnya jelas alias tidak buram). Kalau yang nomor lima aku biasa buat mengarah ke Low.
Note :
Jangan sekali-kali mengeprint dokumen langsung sekali banyak ( misal hingga 500 halaman), karena seandainya mati lampu tiba-tiba, atau printernya error, sementara dokumen yang sudah tercetak baru setengah, ini akan menjadi masalah. Kalau kamu pemalas, untuk mengeprint satu, karena halaman sbelah sudah tercetak, maka kertas Anda akan banyak yang terbuang.
Caranya, cetaklah dokumen anda bertahap, missal 50 atau 100 per tahap. Seandainya terjadi mati lampu atau pun printer Anda error, kertas tidak banyak yang sia-sia. Selain itu, ini juga akan memberikan waktu jeda istirahat untuk printer Anda saat membalik kertas.
Demikianlah tips-tips dalam mencetak dokumen yang sudah saya coba. Mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar